AWAL PERDAGANGAN REMPAH BANDA
Sejarah kosmopolitan Banda dimulai ratusan tahun sebelum kedatangan Eropa. Seperti pulau-pulau lain di Maluku, Banda merupakan bagian dari jaringan perdagangan luas yang menghubungkan pesisir Papua dengan wilayah-wilayah jauh di seluruh Asia dan Timur Tengah.
Selama berabad-abad, komunitas pendatang dari kalangan pedagang Arab, Tionghoa, Melayu, dan lainnya menetap di Banda, membawa kekayaan, budaya, dan gagasan baru ke kepuluan tersebut. Warisan kaya ini terlihat jelas dari banyaknya artefak yang ditemukan di seluruh Banda, serta berbagai tradisi hibrida yang hingga kini masih memengaruhi budaya masyarakat Banda.
Meskipun ekspedisi-ekspedisi Eropa awal bergabung dengan komunitas perdagangan ini, hubungan mereka dengan Kepulauan Banda tak lama kemudian berubah.
Arsip ini mengeksplorasi artefak dan pengaruh dari masa lalu multikultural Banda.
Catatan: Koleksi Rumah Budaya Banda terdiri dari benda dan artefak dari berbagai sumber, banyak di antaranya dipilih untuk menggambarkan perubahan sejarah di Banda. Benda-benda mungkin tidak secara langsung berasal dari periode waktu yang terkait dengan arsip tersebut. Kami sedang berupaya memperluas koleksi dan memverifikasi data historis dari setiap benda. Jika anda memiliki informasi tambahan atau masukan mengenai benda-benda dan artefak dalam koleksi ini, kami mengundang anda untuk bergabung dalam inisiatif kuratorial sumber terbuka kami melalui formulir masukan di bagian bawah halaman ini dan berkontribusi pada upaya revitalisasi Rumah Budaya Banda yang sedang berlangsung.
nomor arsip: r-2-001 objek referensi: Takiri asal: Banda tanggal: - catatan: Wadah oval yang terbuat dari anyaman bambu, digunakan oleh masyarakat Banda untuk membawa pala dan kenari.
nomor arsip: r-2-001 objek referensi: Takiri asal: Banda tanggal: - catatan: Wadah oval yang terbuat dari anyaman bambu, digunakan oleh masyarakat Banda untuk membawa pala dan kenari.
nomor arsip: r-2-001 objek referensi: Takiri asal: Banda tanggal: - catatan: Wadah oval yang terbuat dari anyaman bambu, digunakan oleh masyarakat Banda untuk membawa pala dan kenari.
nomor arsip: r-2-001 objek referensi: Takiri asal: Banda tanggal: - catatan: Wadah oval yang terbuat dari anyaman bambu, digunakan oleh masyarakat Banda untuk membawa pala dan kenari.
nomor arsip: r-2-002 objek referensi: Takiri asal: Banda tanggal: - catatan: Wadah oval yang terbuat dari anyaman bambu, digunakan oleh masyarakat Banda untuk membawa pala dan kenari.
nomor arsip: r-2-002 objek referensi: Takiri asal: Banda tanggal: - catatan: Wadah oval yang terbuat dari anyaman bambu, digunakan oleh masyarakat Banda untuk membawa pala dan kenari.
nomor arsip: r-2-002 objek referensi: Takiri asal: Banda tanggal: - catatan: Wadah oval yang terbuat dari anyaman bambu, digunakan oleh masyarakat Banda untuk membawa pala dan kenari.
nomor arsip: r-2-003 objek referensi: Maimai Bubu asal: Banda tanggal: - catatan: Alat panen tradisional yang digunakan oleh masyarakat Banda untuk memanen pala, kenari, dan cengkeh. Saat ini, Maimai merupakan salah satu benda paling ikonik di Banda.
nomor arsip: r-2-003 objek referensi: Maimai Bubu asal: Banda tanggal: - catatan: Alat panen tradisional yang digunakan oleh masyarakat Banda untuk memanen pala, kenari, dan cengkeh. Saat ini, Maimai merupakan salah satu benda paling ikonik di Banda.
nomor arsip: r-2-003 objek referensi: Maimai Bubu asal: Banda tanggal: - catatan: Alat panen tradisional yang digunakan oleh masyarakat Banda untuk memanen pala, kenari, dan cengkeh. Saat ini, Maimai merupakan salah satu benda paling ikonik di Banda.
nomor arsip: r-2-004 objek referensi: Kattong asal: Banda tanggal: - catatan: Belahan potongan bambu yang berfungsi sebagai penjepit buah kenari dan pala yang jatuh, sehingga orang tidak perlu membungkuk untuk memungutnya.
nomor arsip: r-2-004 objek referensi: Kattong asal: Banda tanggal: - catatan: Belahan potongan bambu yang berfungsi sebagai penjepit buah kenari dan pala yang jatuh, sehingga orang tidak perlu membungkuk untuk memungutnya.
nomor arsip: r-2-004 objek referensi: Kattong asal: Banda tanggal: - catatan: Belahan potongan bambu yang berfungsi sebagai penjepit buah kenari dan pala yang jatuh, sehingga orang tidak perlu membungkuk untuk memungutnya.
nomor arsip: r-2-004 objek referensi: Kattong asal: Banda tanggal: - catatan: Belahan potongan bambu yang berfungsi sebagai penjepit buah kenari dan pala yang jatuh, sehingga orang tidak perlu membungkuk untuk memungutnya.
nomor arsip: r-2-004 objek referensi: Kattong asal: Banda tanggal: - catatan: Belahan potongan bambu yang berfungsi sebagai penjepit buah kenari dan pala yang jatuh, sehingga orang tidak perlu membungkuk untuk memungutnya.
nomor arsip: r-2-005 objek referensi: Lukisan Pedagang Pala asal: Banda tanggal: - catatan: Potret pedagang pala asal Banda yang dibuat atas permintaan Des Alwi. Meskipun perdagangan pala dan rempah lainnya telah berkembang pesat, perkebunan pala di Banda pada masa itu tetap menggunakan metode tradisional dan dikelola oleh para pemimpin masyarakat Banda, dikenal dengan sebutan “Orang Kaya”.
nomor arsip: r-2-006 objek referensi: Lukisan Pedagang Pala asal: Banda tanggal: - catatan: Potret pedagang pala yang diduga berasal dari Timur Tengah, dibuat atas permintaan Des Alwi. Pedagang Timur Tengah merupakan salah satu kelompok pendatang pertama yang tiba di Kepulauan Banda. Mereka memperkenalkan agama Islam kepada masyarakat setempat.
nomor arsip: r-2-007 objek referensi: Lukisan Musyawarah "Orang Kaya" asal: Banda tanggal: - catatan: Lukisan yang menggambarkan tradisi masyarakat Banda, yaitu mengadakan musyawarah antara “Orang Kaya” atau perwakilan lokal. Sering diterapkan pada masa kolonial untuk membahas berbagai hal seperti isu politik, ekonomi, atau budaya. Para perwakilan tersebut mencakup tokoh-tokoh adat, agama, dan politik. dibuat atas permintaan Des Alwi.
nomor arsip: r-2-008 objek referensi: Serpihan Keramik asal: Vietnam tanggal: (Diperkirakan) Abad ke-15 catatan: Piring yang pecah ini diyakini berasal dari Vietnam pada abad ke-15, dan menunjukkan peran Banda dalam jaringan perdagangan luas.
nomor arsip: r-2-009 objek referensi: Serpihan Keramik asal: (Diduga) Cina tanggal: - catatan: Fragmen ini diyakini merupakan pecahan keramik Tiongkok, yang banyak di antaranya dibawa ke Banda oleh para pedagang untuk ditukar dengan rempah.
nomor arsip: r-2-010 objek referensi: Peta Distribusi Koin asal: - tanggal: - catatan: Selama bertahun-tahun, berbagai jenis koin yang dicetak telah ditemukan di Banda. Peta ini menampilkan beberapa contoh mata uang asing yang masuk ke Banda.
nomor arsip: r-2-011 objek referensi: Pipa Tembakau Keramik asal: - tanggal: - catatan: Pipa tembakau, baik yang utuh maupun yang pecah, telah ditemukan di Banda; pipa-pipa tersebut entah hilang atau dibuang oleh para pedagang Eropa, dan kemudian oleh pejabat kolonial.
nomor arsip: r-2-012 objek referensi: Batik Lasem asal: Jawa tanggal: 1900an catatan: Kain batik yang dibuat pada abad ke-19; kain serupa sering digunakan untuk barter oleh para pedagang dari berbagai suku di seluruh kepulauan Indonesia dan masyarakat Banda pada zaman dahulu.
nomor arsip: r-2-012 objek referensi: Batik Lasem asal: Jawa tanggal: 1900an catatan: Kain batik yang dibuat pada abad ke-19; kain serupa sering digunakan untuk barter oleh para pedagang dari berbagai suku di seluruh kepulauan Indonesia dan masyarakat Banda pada zaman dahulu.
nomor arsip: r-2-012 objek referensi: Batik Lasem asal: Jawa tanggal: 1900an catatan: Kain batik yang dibuat pada abad ke-19; kain serupa sering digunakan untuk barter oleh para pedagang dari berbagai suku di seluruh kepulauan Indonesia dan masyarakat Banda pada zaman dahulu.
nomor arsip: r-2-013 objek referensi: Kendi asal: (Diduga) Eropa tanggal: - catatan: Kendi yang digunakan oleh masyarakat Banda dan para pedagang untuk menyimpan barang berharga, seperti anggur atau minyak. Di Banda, kendi tersebut sebagian besar berasal dari Tiongkok, negara-negara Melayu, dan budaya lain. Setelah era perdagangan rempah, banyak kendi berukuran besar juga digunakan sebagai tangki air rumah tangga.
nomor arsip: r-2-013 objek referensi: Kendi asal: (Diduga) Eropa tanggal: - catatan: Kendi yang digunakan oleh masyarakat Banda dan para pedagang untuk menyimpan barang berharga, seperti anggur atau minyak. Di Banda, kendi tersebut sebagian besar berasal dari Tiongkok, negara-negara Melayu, dan budaya lain. Setelah era perdagangan rempah, banyak kendi berukuran besar juga digunakan sebagai tangki air rumah tangga.
nomor arsip: r-2-014 objek referensi: Parang asal: - tanggal: - catatan: Benda ini diduga memasuki Banda melalui para pendatang di masa kolonial. Benda ini mencerminkan jenis kerajinan tangan yang sering ditukar dengan rempah-rempah oleh para pedagang dari kepulauan Indonesia.
nomor arsip: r-2-014 objek referensi: Parang asal: - tanggal: - catatan: Benda ini diduga memasuki Banda melalui para pendatang di masa kolonial. Benda ini mencerminkan jenis kerajinan tangan yang sering ditukar dengan rempah-rempah oleh para pedagang dari kepulauan Indonesia.
nomor arsip: r-2-015 objek referensi: Keris asal: - tanggal: - catatan: Benda ini diduga memasuki Banda melalui para pendatang di masa kolonial. Benda ini mencerminkan jenis kerajinan tangan yang sering ditukar dengan rempah-rempah oleh para pedagang dari kepulauan Indonesia.
nomor arsip: r-2-016 objek referensi: Keris asal: - tanggal: - catatan: Benda ini diduga memasuki Banda melalui para pendatang di masa kolonial. Benda ini mencerminkan jenis kerajinan tangan yang sering ditukar dengan rempah-rempah oleh para pedagang dari kepulauan Indonesia.
nomor arsip: r-2-016 objek referensi: Keris asal: - tanggal: - catatan: Benda ini diduga memasuki Banda melalui para pendatang di masa kolonial. Benda ini mencerminkan jenis kerajinan tangan yang sering ditukar dengan rempah-rempah oleh para pedagang dari kepulauan Indonesia.
nomor arsip: r-2-016 objek referensi: Keris asal: - tanggal: - catatan: Benda ini diduga memasuki Banda melalui para pendatang di masa kolonial. Benda ini mencerminkan jenis kerajinan tangan yang sering ditukar dengan rempah-rempah oleh para pedagang dari kepulauan Indonesia.
nomor arsip: r-2-017 objek referensi: Patung Kuda (Gaya Timur Tengah) asal: (Diduga) Timur Tengah tanggal: - catatan: Patung kuda dengan karakteristik Timur Tengah yang khas. Menggambarkan berbagai karya seni yang sering digunakan sebagai barang tukar-menukar oleh para pedagang asing dengan masyarakat Banda.
nomor arsip: r-2-017 objek referensi: Patung Kuda (Gaya Timur Tengah) asal: (Diduga) Timur Tengah tanggal: - catatan: Patung kuda dengan karakteristik Timur Tengah yang khas. Menggambarkan berbagai karya seni yang sering digunakan sebagai barang tukar-menukar oleh para pedagang asing dengan masyarakat Banda.
nomor arsip: r-2-017 objek referensi: Patung Kuda (Gaya Timur Tengah) asal: (Diduga) Timur Tengah tanggal: - catatan: Patung kuda dengan karakteristik Timur Tengah yang khas. Menggambarkan berbagai karya seni yang sering digunakan sebagai barang tukar-menukar oleh para pedagang asing dengan masyarakat Banda.
nomor arsip: r-2-018 objek referensi: Tempat Dupa asal: (Diduga) Cina tanggal: - catatan: Tempat dupa, diduga terinspirasi oleh budaya Buddha atau Asia Timur. Digunakan untuk menampung berbagai jenis dupa untuk keperluan keagamaan, meditasi, atau sekadar untuk menciptakan suasana yang menenangkan.
nomor arsip: r-2-018 objek referensi: Tempat Dupa asal: (Diduga) Cina tanggal: - catatan: Tempat dupa, diduga terinspirasi oleh budaya Buddha atau Asia Timur. Digunakan untuk menampung berbagai jenis dupa untuk keperluan keagamaan, meditasi, atau sekadar untuk menciptakan suasana yang menenangkan.
nomor arsip: r-2-019 objek referensi: Piring Keramik Besar asal: (Diduga) Cina tanggal: - catatan: Keramik termasuk salah satu barang barter yang paling umum di Kepulauan Banda pada masa prakolonial. Piring ini kemungkinan berasal dari periode lebih modern.
nomor arsip: r-2-019 objek referensi: Piring Keramik Besar asal: (Diduga) Cina tanggal: - catatan: Keramik termasuk salah satu barang barter yang paling umum di Kepulauan Banda pada masa prakolonial. Piring ini kemungkinan berasal dari periode lebih modern.
nomor arsip: r-2-020 objek referensi: Piring Keramik Besar asal: (Diduga) Cina tanggal: - catatan: Keramik termasuk salah satu barang barter yang paling umum di Kepulauan Banda pada masa prakolonial. Piring ini kemungkinan berasal dari periode lebih modern.
nomor arsip: r-2-020 objek referensi: Piring Keramik Besar asal: (Diduga) Cina tanggal: - catatan: Keramik termasuk salah satu barang barter yang paling umum di Kepulauan Banda pada masa prakolonial. Piring ini kemungkinan berasal dari periode lebih modern.
nomor arsip: r-2-021 objek referensi: Piring Bergaya Melaka asal: Melaka tanggal: - catatan: Diperkirakan merupakan piring hias berdasarkan motif kaligrafi dan simbol-simbol keagamaan.
nomor arsip: r-2-021 objek referensi: Piring Bergaya Melaka asal: Melaka tanggal: - catatan: Diperkirakan merupakan piring hias berdasarkan motif kaligrafi dan simbol-simbol keagamaan.
nomor arsip: r-2-022 objek referensi: Piring Bergaya Cina asal: (Diduga) Cina tanggal: - catatan: Piring yang dihiasi motif bunga dan pola melingkar di bagian tengahnya, motif yang sering ditemukan pada keramik Tiongkok kuno. Berdasarkan gaya dan motifnya, kemungkinan berasal dari Tiongkok, yang terkenal dengan porselen berkualitas terbaik.
nomor arsip: r-2-022 objek referensi: Piring Bergaya Cina asal: (Diduga) Cina tanggal: - catatan: Piring yang dihiasi motif bunga dan pola melingkar di bagian tengahnya, motif yang sering ditemukan pada keramik Tiongkok kuno. Berdasarkan gaya dan motifnya, kemungkinan berasal dari Tiongkok, yang terkenal dengan porselen berkualitas terbaik.
nomor arsip: r-2-023 objek referensi: Piring Bergaya Qing asal: (Diduga) Cina tanggal: Kekaisaran Qing catatan: Piring yang kemungkinan berasal dari Tiongkok, dibuat pada masa Dinasti Qing (1644–1912). Piring-piring ini diperdagangkan ke berbagai wilayah, termasuk Kepulauan Indonesia, melalui kapal dagang Tiongkok.
nomor arsip: r-2-023 objek referensi: Piring Bergaya Qing asal: (Diduga) Cina tanggal: Kekaisaran Qing catatan: Piring yang kemungkinan berasal dari Tiongkok, dibuat pada masa Dinasti Qing (1644–1912). Piring-piring ini diperdagangkan ke berbagai wilayah, termasuk Kepulauan Indonesia, melalui kapal dagang Tiongkok.
nomor arsip: r-2-024 objek referensi: Piring Bergaya Qing asal: (Diduga) Cina tanggal: Kekaisaran Qing catatan: Terbuat dari keramik putih dengan motif biru. Motif utama merupakan lingkaran yang saling menimpa seperti sisik di seluruh piring. Diantara sisik tergambar bunga berkelopak empat yang disusun secara simetris.
nomor arsip: r-2-024 objek referensi: Piring Bergaya Qing asal: (Diduga) Cina tanggal: Kekaisaran Qing catatan: Terbuat dari keramik putih dengan motif biru. Motif utama merupakan lingkaran yang saling menimpa seperti sisik di seluruh piring. Diantara sisik tergambar bunga berkelopak empat yang disusun secara simetris.
nomor arsip: r-2-025 objek referensi: Pecahan Piring asal: - tanggal: - catatan: Pecahan keramik yang asal-usulnya tidak diketahui, namun gayanya mengindikasikan adanya pengaruh dari Tiongkok, Vietnam, atau negara-negara Asia Timur lainnya.
nomor arsip: r-2-026 objek referensi: Pecahan Piring asal: - tanggal: - catatan: Pecahan keramik yang asal-usulnya tidak diketahui, namun gayanya mengindikasikan adanya pengaruh dari Tiongkok, Vietnam, atau negara-negara Asia Timur lainnya.

